Indra menuturkan edukasi yang diberikan mencakup manfaat program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, hingga Jaminan Hari Tua. Selain itu, petugas juga memberikan pendampingan penggunaan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) agar peserta dapat mengakses layanan digital dengan lebih mudah. “Kami memberikan pendampingan langsung agar masyarakat memahami manfaat program sekaligus memanfaatkan layanan digital,” ungkap Indra.
Indra menambahkan kegiatan tersebut juga menjadi sarana sosialisasi program Sejahterakan Pekerja Sekitar Anda (SERTAKAN) untuk mendorong kepedulian masyarakat melindungi pekerja rentan di lingkungan sekitar, seperti asisten rumah tangga, pengemudi, maupun pedagang kecil. “Kami ingin masyarakat turut berperan melindungi pekerja di sekitarnya dengan iuran yang terjangkau,” tutur Indra.
Indra menjelaskan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat diikuti pekerja informal dengan iuran mulai Rp36.800 per bulan. Dengan nominal tersebut, peserta sudah mendapatkan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan kematian serta manfaat bagi keluarga yang ditinggalkan. “Dengan iuran terjangkau, masyarakat bisa mendapatkan perlindungan maksimal,” ujar Indra.
