Sementara itu, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara, Abdul Basir, mengatakan pengelolaan bagasi di Bandara Jeddah memiliki tantangan berbeda dibandingkan Bandara Madinah.
Menurut Basir, Bandara KAIA Jeddah belum memiliki fasilitas gedung kargo terintegrasi seperti yang tersedia di Madinah. Karena itu, pengawasan distribusi koper jemaah perlu dilakukan lebih intensif.
“Sedangkan di Jeddah tidak ada sehingga perlu ditempatkan satu petugas sebagai penghubung untuk mengetahui area mana bagasi jemaah akan didrop,” kata Basir.
Saat ini, petugas haji Indonesia di sektor bandara terus bersiaga memastikan seluruh bagasi jemaah aman sebelum diberangkatkan menggunakan truk kontainer menuju Makkah.(Vinolla)
