Ali menjelaskan, Pemkot Jaksel menggandeng berbagai mitra untuk berkolaborasi dalam memberikan bantuan, sehingga peringatan Hari Buruh tidak sekadar seremonial, melainkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami mencoba menggandeng para mitra untuk bisa membantu dan berkolaborasi bagi mereka,” katanya.
Selain itu, lanjut Ali, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit yang rutin digelar melalui pertemuan antara unsur pemerintah, perusahaan, dan pekerja.
“Ini bagian dari program LKS Tripartit. Kami juga melakukannya dalam pertemuan tiga bulanan yang kerap kami lakukan dengan LKS Tripartit,” tukas Ali.
Dalam forum tersebut, berbagai persoalan ketenagakerjaan yang bersifat mutakhir dibahas bersama, kemudian dirumuskan untuk disampaikan ke tingkat provinsi sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
“Hal pertama adalah memperhatikan persoalan-persoalan mutakhir yang saat ini muncul, dan itu menjadi pokok bahasan kita. Hasil pemikiran tersebut kemudian kami bawa ke tingkat provinsi untuk menjadi wacana dan bahan kebijakan,” jelas Ali.
