“Kami sedang menyiapkan database yang akurat agar setiap titik sport tourism memiliki standar keselamatan yang jelas melalui kualitas operator yang terverifikasi,” tegasnya.
Kemudian, PB FAJI juga terus aktif dalam program konservasi sungai, termasuk keterlibatan dalam kegiatan pelestarian dan pembersihan Sungai Citarum. ” Karena kami ingin masyarakat tidak hanya mencintai olahraga arung jeram, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap sungai sebagai bagian penting dari aktivitas ini,” ucap Oni.
PON
Selain sport tourism, PB FAJI juga kini sedang berusaha melobi provinsi penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) untuk tetap mempertandingkan arung jeram. Marciano menjelaskan bahwa saat ini proses penentuan cabang-cabang olahraga di PON masih berlangsung. Kepastian cabang-cabang olahraga PON 2028 akan ditentukan pada Rakernas KONI pada 21 Mei mendatang.
“Mereka sudah pernah ikut serta dalam PON Aceh-Sumut, dan untuk PON ke-22 tahun 2028 di NTT dan NTB, PB FAJI saat ini terus berkoordinasi dengan tuan rumah agar arung jeram dapat masuk sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan,” imbuhnya.
