“Teh pipisnya jangan ditutup pintunya,” hingga “Mau ditemenin nggak?” menjadi sebagian ucapan yang didengar sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Salah seorang penumpang mengaku merasa risih atas tindakan tersebut dan sempat menegur kelompok pria itu.
“Saya sampai bilang, ‘Gak sopan banget,’ karena ucapan mereka sudah bikin penumpang perempuan tidak nyaman,” ujar saksi.
Tak lama setelah itu, beberapa penumpang lain, termasuk mahasiswa yang berada di gerbong yang sama, melaporkan dugaan pelecehan verbal tersebut kepada petugas keamanan dan pramugara kereta.
Petugas kemudian mendatangi kelompok pria tersebut untuk memberikan teguran. Namun situasi sempat memanas karena sejumlah penumpang lain ikut meluapkan kemarahan dan meminta para terduga pelaku segera diturunkan serta diproses hukum.
Menurut saksi, sempat terjadi aksi saling dorong di dalam gerbong hingga salah satu pria disebut terkena tamparan dari penumpang yang emosi atas dugaan pelecehan tersebut.
Untuk mencegah keributan semakin besar dan menjaga kenyamanan penumpang lain, petugas akhirnya menurunkan rombongan pria tersebut di Stasiun Kiaracondong, Bandung, guna penanganan lebih lanjut.
