Pihak keamanan kereta dan pramugara juga meminta identitas korban, pelapor, serta sejumlah saksi untuk kepentingan pemeriksaan dan pendataan.
Peristiwa ini menuai perhatian luas di media sosial. Banyak warganet mengapresiasi keberanian korban dan para saksi yang berani berbicara serta melaporkan dugaan pelecehan verbal di ruang publik.
Para penumpang berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat tidak takut melapor apabila mengalami ataupun menyaksikan tindakan pelecehan, baik verbal maupun nonverbal, di transportasi umum.(Vinolla)
