Sekretaris Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah solusi untuk menjaga keberlangsungan layanan.
Selain mengusulkan tambahan anggaran, Dishub juga berupaya melobi agar bus sekolah dapat menggunakan BBM bersubsidi jenis biosolar.
“Kami sedang mengupayakan agar bus sekolah mendapat pengecualian penggunaan BBM subsidi karena ini layanan publik untuk keselamatan pelajar,” ujar Bayu.
Meski demikian, upaya tersebut tetap harus menyesuaikan regulasi yang berlaku. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah strategis agar layanan transportasi pelajar tetap optimal tanpa mengorbankan keselamatan maupun akses pendidikan masyarakat.
Kondisi ini menjadi peringatan bahwa kenaikan harga energi tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga memengaruhi layanan publik, termasuk transportasi pendidikan di daerah.(Vinolla)
