Noviana menilai kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan perusahaan jasa konstruksi menjadi bagian penting dalam mendukung target Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang terus didorong pemerintah. Menurut Noviana, semakin banyak proyek yang patuh mendaftarkan tenaga kerjanya maka semakin besar pula perlindungan yang diterima pekerja dan keluarganya dari risiko sosial ekonomi. “Kami berharap seluruh tenaga kerja konstruksi memperoleh perlindungan menyeluruh sejak hari pertama bekerja sehingga dapat menjalankan tugas dengan aman dan tenang,” tutur Noviana.
Selain memperkuat kepatuhan perusahaan, kegiatan CRM juga menjadi sarana untuk menerima masukan dari stakeholder proyek terkait pelayanan, proses administrasi, serta kebutuhan perlindungan tenaga kerja di lapangan. Melalui komunikasi yang berkelanjutan, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan layanan perlindungan pekerja konstruksi semakin efektif, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. (msb/dani)
