Keributan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Legok, Kota Serang. Dalam insiden itu, dua anggota Brimob berinisial Bripda FN dan Bripda YSB menjadi korban pengeroyokan sebelum akhirnya dibacok menggunakan senjata tajam.
Akibat serangan tersebut, Bripda FN mengalami luka sabetan di lengan kanan, sementara Bripda YSB mengalami luka di bagian kepala. Keduanya langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Banten untuk mendapatkan penanganan medis.
“Satu orang terluka di lengan kanan dan satu lagi di kepala. Saat ini mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Banten dan sudah mendapat transfusi darah,” ujar Maruli.
Usai melakukan penganiayaan, para pelaku melarikan diri sambil membawa satu unit mobil Toyota Avanza yang sebelumnya digunakan anggota Brimob serta sebuah mobil Toyota Fortuner.
Mengetahui kejadian tersebut, sejumlah anggota Brimob lainnya bersama warga sekitar melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Pengejaran berlangsung hingga ke arah Gerbang Tol Serang Barat.
Polisi dan warga akhirnya berhasil menghentikan kendaraan pelaku sebelum memasuki area tol. Dalam proses penangkapan, dua debt collector berhasil diamankan. Keduanya sempat menjadi sasaran amuk massa yang geram atas aksi pembacokan tersebut.
