Sayangnya, prestasi petenis putra tidak direplikasi petenis putri. Harapan terakhir tuan rumah, duet Kaylee Tandjung (16) dan Quirina Trea (16) kembali menempati posisi runner up, seperti capaian pekan pertama. Mereka mesti mengakui ketangguhan unggulan teratas dari Taiwan-Tiongkok, Ke Chieh Hsu dan Xinran Yan, 1-6, 2-6 pada partai final.
Kedua juara ganda putri di atas pun akan memperebutkan podium tertinggi tunggal putri. Dalam partai final ideal, kedua petenis Asia Timur sama-sama mengincar trofi tunggal ITF perdananya..(bam)
