Oleh karena itu, penyelesaian persoalan ini tidak cukup hanya dengan menjatuhkan sanksi kepada pihak yang terlibat, tetapi juga harus mengungkap secara tuntas siapa aktor di balik peristiwa tersebut.
“Jika benar ada keterlibatan pihak luar, baik alumni maupun oknum aparat sebagaimana informasi yang berkembang, maka hal itu harus ditelusuri secara objektif dan berdasarkan alat bukti yang sah. Jangan sampai mahasiswa hanya menjadi pihak yang dikorbankan, sementara pihak-pihak yang diduga berada di belakang layar tidak tersentuh proses hukum,” tegasnya.
Menurut Ceko, pengungkapan kasus secara menyeluruh penting untuk memulihkan nama baik kampus, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan peristiwa ini untuk melemahkan gerakan kritis mahasiswa maupun mengaburkan fakta yang sebenarnya. (Yudha Krastawan)

