Tito menjelaskan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu selalu memunculkan berbagai aktivitas ekonomi baru di tengah masyarakat.
Mulai dari penjualan atribut tim, perdagangan jersey, penyelenggaraan nobar, hingga meningkatnya transaksi pelaku usaha kuliner.”Ini peluang untuk menggerakkan ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan nobar yang digelar secara luas di berbagai daerah dapat memberikan ruang usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).(Sofian Ismanto)
