Kehadiran manajemen puncak ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran transportasi udara sebagai salah satu urat nadi perekonomian dan konektivitas di wilayah NTT.
Puncak dari rangkaian kunjungan kerja di Kota Kasih ini ditutup dengan kegiatan Management Walkthrough (MWT) ke Integrated Terminal (IT) Tenau. Fasilitas ini memegang peranan krusial sebagai hub utama pendistribusian energi di wilayah Timor dan sekitarnya.
Di tempat ini, Mochamad Iriawan meninjau secara detail pusat kendali operasi, kesiapan tangki timbun, hingga dermaga bongkar muat BBM.
Saat memberikan arahan di IT Tenau, Mochamad Iriawan memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menjaga ketahanan energi nasional secara konsisten. Beliau mengingatkan agar ketersediaan pasokan energi dijaga dengan ketat dan tidak boleh ada keterlambatan sedikit pun dalam proses distribusinya. “Kelancaran pasokan di hulu adalah kunci utama kelangsungan pelayanan di hilir,” tegas Mochamad Iriawan.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa keterlambatan pasokan sekecil apa pun akan berdampak langsung pada terjadinya kelangkaan di tingkat SPBU dan agen-agen penyalur. Jika hal tersebut terjadi, efek domino yang ditimbulkan dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat luas. Oleh karena itu, seluruh tim di IT Tenau diminta untuk selalu mengantisipasi segala potensi hambatan distribusi.
