Kebijakan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) serta mendukung target pembangunan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Bahlil menegaskan bahwa implementasi B50 merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik global. Selama hampir enam bulan terakhir, pemerintah terus melakukan pengujian guna memastikan seluruh aspek teknis berjalan optimal.
“Sebentar lagi akan final dan sampai dengan hari ini uji cobanya alhamdulillah cukup baik. Dan 1 Juli mulai diterapkan implementasi B50. Inilah kenapa pemerintah dari awal itu mencari energi alternatif,” kata Bahlil. (Vinolla)
