Ateh pun mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan pendidikan agar semakin banyak anak-anak Indonesia yang memperoleh kesempatan belajar yang terbaik.
“Pendidikan yang baik akan membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap sekolah ini dapat menjadi tempat tumbuhnya insan-insan berakhlak, berprestasi, dan memiliki wawasan global,” harapnya.
Ateh juga menambahkan, sekolah ini bersifat non-profit dan non-komersial. Karena itu, setiap dukungan yang diberikan bukanlah investasi untuk memperoleh keuntungan materi, melainkan investasi kebaikan, investasi pendidikan, dan insyaAllah menjadi amal jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir.
Sementara, Ketua Yayasan Endan Andansih, Endang Usman menambahkan, MA Insan Cendekia Nusantara dirancang sebagai sekolah berasrama yang menggabungkan pembelajaran akademik, pembinaan karakter, serta pendidikan keagamaan dalam lingkungan yang kondusif.
Dengan mengusung motto “Berakhlak Islami, Berbudaya Nusantara, Berdaya Saing Global,” MA Insan Cendekia Nusantara diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran.
