“Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira. Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang, kita percaya itu,” katanya.
Sebelumnya, Bagus, salah satu siswa SRMP 17 Tabanan, menceritakan kisah perjuangannya di hadapan Prabowo. Anak dari seorang penatu yang telah ditinggal ayahnya sejak kecil itu mengaku pernah mengalami masa sulit akibat sering menjadi korban ejekan teman-temannya saat duduk di bangku sekolah dasar.
“Saya dulu anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman. Dulu saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah selama beberapa hari, tapi ibu saya memberikan saya dukungan sampai saya memiliki kembali semangat saya untuk belajar,” ujarnya.
Bagus menuturkan sejak bergabung di Sekolah Rakyat, dirinya belajar untuk lebih disiplin, mandiri, dan berani membangun hubungan dengan lingkungan baru. Bahkan kini ia dipercaya menjadi duta anti bullying di sekolahnya.
