Prabowo menekankan pentingnya hubungan strategis antara Indonesia dan Uni Eropa dan berharap Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat segera mencapai hasil yang substansial.
“Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” ujar dia.
Di sektor ekonomi, Prabowo mengundang Jerman untuk memperluas investasi di berbagai sektor strategis, termasuk transisi energi, hilirisasi industri, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga pengembangan infrastruktur.
Prabowo juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang.
“Kami juga mengundang Jerman untuk ikut serta dalam rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, juga dalam pengembangan infrastruktur kita,” katanya.
Selain itu, Kepala Negara juga menyambut baik pelaksanaan berbagai program kerja sama ekonomi, termasuk Competitiveness Industrial Modernization and Trade Acceleration Program (CITA) dan program Partnering in Business with Germany yang ditujukan bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

