Seiring dengan upaya penanganan terus dilakukan, sejumlah kebutuhan mendesak mulai teridentifikasi di wilayah terdampak. Sejumlah kebutuhan mendesak dilaporkan dari daerah terdampak, antara lain, logistik penanggulangan bencana, terpal untuk menutupi bangunan mengalami kerusakan, serta pemasangan tenda di halaman RSUD Kabupaten Poso.
Hingga saat ini, proses kaji cepat dan pendataan masih berlangsung sehingga jumlah korban maupun kerusakan berpotensi mengalami perubahan sesuai perkembangan di lapangan.
BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Warga di wilayah terdampak diharapkan terus ikuti informasi resmi dari BMKG, BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah setempat. Tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan,” pesan Abdul.
Selain itu juga, masyarakat diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.
“Saat ini BNPB terus melakukan pemantauan dan bakal menyampaikan perkembangan situasi. Proses pendataan dan penanganan di lapangan masih kami lakukan,” katanya. (Joesvicar Iqbal)
