Sementara itu, partai final putra berlangsung lebih ketat dan menyajikan drama hingga detik terakhir. Kedua tim tampil ngotot sepanjang pertandingan dan harus melalui babak overtime sebelum Perbanas memastikan kemenangan dengan skor tipis 47-45.
Perbanas membuka pertandingan dengan percaya diri. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan sejak kuarter pertama. Namun, UKSW tidak membiarkan lawannya mendominasi begitu saja. Pertandingan berjalan ketat dengan kedua tim saling berbalas poin. Perbanas menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 12-10.
Memasuki kuarter kedua, UKSW mulai menemukan ritme permainan mereka. Tim berjuluk The Saints itu tampil lebih agresif dalam menyerang dan berhasil membalikkan momentum pertandingan. UKSW menambahkan 17 poin pada periode ini, sementara Perbanas membukukan delapan poin.
Selepas halftime, pertandingan kembali berubah arah. Perbanas menunjukkan respons positif dan berhasil memperbaiki permainan mereka di kedua sisi lapangan. Pertahanan yang lebih disiplin membuat UKSW kesulitan mengembangkan permainan. Perbanas menambah delapan poin pada kuarter ketiga, sedangkan UKSW hanya mencetak lima poin.
