Memasuki kuarter terakhir, duel semakin menegangkan. Perbanas sempat berada di depan dengan keunggulan 40-38 dan hanya tinggal beberapa saat lagi mengunci kemenangan. Namun UKSW belum menyerah.
Pada periode tambahan, kedua tim tetap menampilkan permainan dengan intensitas tinggi. Setiap penguasaan bola menjadi sangat berharga dan kedua tim saling berusaha menjaga peluang untuk merebut gelar juara. Di tengah tekanan pertandingan yang memuncak, Perbanas berhasil menemukan momen penentu. Tembakan dua poin dari Muhammad Haikal Malik menjadi pembeda yang membawa Rhinos keluar sebagai pemenang sekaligus memastikan gelar juara Basketball Campus League The Nationals musim perdana.
Keberhasilan tersebut memastikan Perbanas menjadi tim putra pertama yang menjuarai Campus League Basketball. Selain itu, gelar juara ini pun membuat mereka berhak untuk mewakili perguruan tinggi Indonesia bertanding di Asia University Basketball League (AUBL) pada 2027.
“Peringkat ketiga di regional mampu keluar sebagai juara, saya tidak bisa berkata-kata dan hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan karena kami bisa menjadi juara. Kemenangan akhirnya berhasil kami raih setelah memaksa lawan memainkan babak overtime. Di saat itulah kami bisa menunjukkan ‘Perbanas mentality’, mentalitas juara, dan sang raksasa sudah terbangun dari tidur panjangnya,” kata Pelatih Tim Putra Institut Perbanas, Zulfahrizal.
