Warung tersebut milik Turiah dan dia hanya berhasil selamatkan barang berharga seperti dokumen penting dan kendaraan roda dua.
“Isi warung enggak sempat, mau masuk asap sudah tebal di dalam. Sudah sesak juga saya, saya cuma pegang HP saja,” ungkap Badriah.
Selain warung, rumah milik Badriah juga terbakar termasuk uang hasil jualan selama satu bulan itu ludes terbakar juga.
Pun demikian, dia tetap bersyukur, keluarganya selamat dalam peristiwa kebakaran tersebut. Dan saat kejadian itu sempat terdengar suara ledakan pula.
“Kalau warung sebelah mah kosong tidak ada yang tinggal menginap, kalau sudah tutup pulang,” ungkapnya.
Sementara, Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid menerangkan, sekitar delapan Kepala Keluarga (KK) dengan total 18 jiwa selamat semua dari insiden tersebut.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa itu,” jelasnya.
Abdul menambahkan, pihaknya mengerahkan sekitar 14 unit unit kendaraan operasional pemadam ke lokasi dengan total 70 personel. Memulai pemadaman pukul 03.44 WIB dan rampung pukul 05.32 WIB.

