Acara dilanjutkan dengan paduan suara siswa Sekolah Rakyat membawakan lagu Ayah Ibu yang diiringi pembacaan puisi sebagai ungkapan rasa cinta dan terima kasih kepada orangtua.
Setelahnya, salah satu siswa, Ketut Arlan menunjukkan kemampuan bahasa asing dengan berpidato di depan Kepala Negara dengan menggunakan bahasa Inggris.
Acara semakin menginspirasi dengan pemutaran video profil salah satu siswa Sekolah Rakyat, Fikri, yang menggambarkan perjalanan hidup dan semangatnya dalam menempuh pendidikan.
Tayangan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai dampak program Sekolah Rakyat dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Bali sedang dilakukan di Kabupaten Karangasem. Untuk tahun ajaran 2026/2027, sekolah tersebut disiapkan menampung 270 siswa.
Menurut Saifullah, jumlah calon peserta didik di Bali saat ini sudah mencapai 406 orang, terdiri dari tingkat SD, SMP, hingga SMA. Bahkan, kuota SMP dan SMA disebut sudah melebihi kapasitas yang tersedia.
