“Bagi kami di PASI, ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan. Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun dengan pendekatan jangka pendek. Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi. Perjalanan dari seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah,” tegas Luhut.
Lebih lanjut, Luhut menjelaskan bahwa proses panjang dan berkelanjutan yang dibutuhkan atlet seringkali terhambat oleh keterbatasan regulasi administratif. Skema baru yang didorong pemerintah ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan olahraga nasional.
“Sayangnya, proses panjang tersebut kerap berhadapan dengan keterbatasan siklus perencanaan yang bersifat tahunan. Padahal, untuk menghasilkan prestasi yang konsisten, atlet dan pelatih membutuhkan kepastian program. Langkah strategis dari Bapak Presiden ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada target medali dalam satu ajang, tetapi sedang membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan olahraga Indonesia,” ujar Luhut.

