Ke depan, Heikal mengungkapkan bahwa Partai Ummat akan melanjutkan kunjungan dan dialog dengan berbagai tokoh nasional, ulama, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya untuk menyerap masukan mengenai pembangunan nasional.
Partainya juga berencana menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh di tingkat internasional guna memperoleh perspektif mengenai perkembangan geopolitik global sebagai bahan penyusunan gagasan pembangunan Indonesia.
Dia menambahkan, gagasan tersebut diharapkan menjadi bekal apabila Partai Ummat memperoleh mandat dari masyarakat pada masa mendatang.
“Dari berbagai dialog tersebut, kami ingin rumuskan konsep dan gagasan yang dapat menjadi kontribusi Partai Ummat bagi pembangunan Indonesia ke depan,” tutup Heikal. (Joesvicar Iqbal/msb)
