Selain menyediakan produk siap jual, Biru Tsabita juga melayani pembuatan tas dan dompet custom sesuai kebutuhan pelanggan. Dalam perjalanannya, pengembangan Biru Tsabita turut diperkuat melalui pembinaan Rumah BUMN BRI. Bagi Mutoharoh, pendampingan tersebut membantu menambah pengetahuan sekaligus membuka jaringan relasi yang mendukung pertumbuhan usaha. Seiring perkembangan tersebut, Biru Tsabita kini telah melibatkan 33 tenaga kerja.
“Seluruh pelatihan yang dihadirkan Rumah BUMN BRI sangat membantu kami, khususnya Program BRIncubator BRI 2025 yang sejauh ini paling terasa manfaatnya bagi pengembangan usaha,” ujarnya.
Untuk menunjang operasional dan penjualan, Mutoharoh juga memanfaatkan BRImo dan QRIS BRI. Ke depan, ia menargetkan perluasan jaringan usaha melalui penguatan marketplace dan kemitraan agar jangkauan pasar Biru Tsabita semakin luas.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa perjalanan Biru Tsabita menunjukkan bahwa usaha yang dimulai dari keterbatasan dapat tumbuh ketika dijalankan dengan kesungguhan dan terus terbuka pada proses belajar.
