“Ini menunjukkan komitmen sebagaimana sudah saya sampaikan di awal-awal dulu. Kita ini maunya terang benderang, tidak ada yang sembunyi-sembunyi, tidak ada yang diam-diam, tidak ada yang gelap-gelap, semuanya harus terang benderang,” tegasnya.
Langkah ini juga berlaku bagi jajarannya. Ia bahkan melarang keras pejabat eselon 1 dan eselon 2 di BGN menerima pihak berkepentingan secara diam-diam.
“Di level eselon 1, eselon 2, dan seterusnya, saya larang dengan keras menerima pihak-pihak yang berkepentingan secara gelap-gelap, diam-diam. Semuanya harus direspon dengan cara yang proper, yang baik,” ujarnya.
Menurut eks Wakil Menteri Pertanian ini, aturan ketat semacam ini penting agar BGN memiliki standar layanan yang benar-benar bisa diandalkan publik.
“Saya ingin Badan Gizi ini memiliki standar layanan yang betul-betul andal. Jadi pusat pelayanan terpadu itu adalah tempat curhatnya orang, tempat mengadu orang,” katanya. (far)
