“Pelaku sudah diamankan,” kata Yunus Tarigan, Minggu (19/7/2026).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, Iptu Herman Sentosa, mengungkapkan dugaan sementara motif pelaku berkaitan dengan persoalan pribadi. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, EP diduga mengalami tekanan psikologis setelah ditinggal istrinya, yang kemudian memicu pertengkaran dengan sang ayah.
“Dia ditinggal istri, stres. Lalu terjadi cekcok dengan ayahnya. Pelaku akhirnya membakar ayahnya hingga mengalami luka bakar,” ujar Herman.
Herman menjelaskan, sebelum aksi pembakaran terjadi, warga sempat berusaha melerai pertengkaran antara ayah dan anak tersebut. Namun situasi justru semakin memanas hingga pelaku diduga nekat melakukan aksi pembakaran.
“EP dan korban sempat terlibat cekcok di depan rumah. Warga yang berada di lokasi sempat berusaha melerai pertengkaran tersebut. Kemudian EP mengambil bensin dan menyiramkannya ke tubuh korban,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara itu, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk memastikan motif lengkap serta kondisi kejiwaan pelaku.(Vinolla)
