“BI sebagai bank sentral mempunyai peran vital untuk memastikan pengelolaan moneter dikelola secara profesional demi stabilitas ekonomi sehingga target pertumbuhan ekonomi dicapai secara berkualitas,” ujarnya.
Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III itu menilai kegagalan menjaga kredibilitas dan independensi bank sentral berpotensi memicu volatilitas pasar keuangan, menekan nilai tukar rupiah, hingga menggerus kepercayaan investor global. Karena itu, ia menekankan proses pemilihan gubernur definitif harus mengedepankan integritas, profesionalisme, dan kompetensi.
“Karena itu, proses pemilihan gubernur definitif harus mengedepankan profesionalisme, integritas, kompetensi, dan kepentingan nasional. Sosok yang dipilih harus mampu menjaga kredibilitas Bank Indonesia di mata masyarakat maupun pelaku ekonomi global,” tegas legislator PKB tersebut.
Mantan Menteri Desa itu juga berharap proses transisi kepemimpinan di tubuh Bank Indonesia dapat berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan maupun pengendalian inflasi. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat kondisi ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian dan berpotensi memberikan tekanan terhadap negara-negara berkembang. (Tim Redaksi)
