Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Pramuka pada pukul 08.15 WIB. Sekitar pukul 09.55 WIB, kapal mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari setelah diduga bahan bakar tercampur air sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
“Informasi kejadian diterima petugas pada pukul 10.20 WIB, kemudian unsur lintas sektor bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” bebernya.
Dalam proses tersebut, kata Budi Dinas Perhubungan mengerahkan Kapal Penumpang Indra Kumala dan Kapal Patroli Hiu 5 yang berhasil mengevakuasi 63 penumpang.
Selanjutnya, sisa penumpang dievakuasi menggunakan kapal milik BPBD DKI Jakarta, sementara penumpang yang merupakan warga Pulau Pari tetap berada di pulau tersebut.
Pada pukul 13.20 WIB, seluruh penumpang yang dievakuasi telah tiba dengan selamat di Pulau Pramuka sesuai tujuan perjalanan.
“Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Proses penanganan melibatkan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan, Kepolisian, BPBD DKI Jakarta, Satpol PP DKI Jakarta, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya sehingga evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” tandasnya.(Sofian)

