Dalam kesempatan tersebut, Iriawan memberikan apresiasi terhadap kondisi fisik fasilitas yang dikunjunginya. Ia menilai SPBU berkode 54.68132 tersebut memiliki area yang luas, megah, dan terjaga kebersihannya dengan cukup baik. Meski demikian, sebagai pengawas tertinggi di Pertamina, ia tetap memberikan sejumlah catatan penting demi menjaga reputasi perusahaan dan kenyamanan konsumen.
Iriawan menekankan bahwa walaupun SPBU ini merupakan milik swasta atau dikelola oleh mitra (corporate owned dealer operated/CODO atau dealer-owned dealer-operated/DODO), standar pelayanan tidak boleh diturunkan.
Ia mendorong pengelola untuk selalu konsisten dalam menjaga kebersihan toilet, musala, serta area pengisian. Menurutnya, aspek pelayanan dan kebersihan lingkungan adalah cerminan langsung dari komitmen Pertamina dalam melayani publik.
Penekanan terhadap standar kebersihan ini bukan tanpa alasan yang kuat. Iriawan mengingatkan bahwa masyarakat umum atau konsumen tidak pernah membedakan apakah suatu SPBU dikelola secara mandiri oleh Pertamina (COCO) atau oleh pihak swasta (DODO). Di mata masyarakat, setiap logo merah-biru-hijau Pertamina yang berdiri tegak adalah representasi penuh dari badan usaha milik negara tersebut.

