Oleh karena itu, ia memperingatkan bahwa keluhan apa pun yang muncul dari masyarakat, baik terkait toilet yang kotor, fasilitas yang rusak, maupun pelayanan petugas yang kurang ramah, akan langsung berdampak pada nama baik Pertamina secara keseluruhan. Hal inilah yang mendasari Iriawan untuk meminta para mitra swasta agar memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam menjaga citra korporasi.
Sidak yang berlangsung hangat namun tegas ini juga diwarnai dengan dialog langsung antara Komisaris Utama dengan pihak pengelola dan para pekerja setempat. Iriawan mendengarkan langsung masukan serta tantangan yang dihadapi oleh operator di lapangan saat melayani konsumen pada malam hingga dini hari, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap menjaga integritas dalam bertugas.
Menutup rangkaian peninjauannya, Mochamad Iriawan meminta seluruh jajaran Pertamina di tingkat regional untuk terus memperketat pengawasan terhadap seluruh SPBU mitra. Ia berharap monitoring secara berkala dapat memastikan bahwa pasokan BBM tetap andal dan kualitas pelayanan publik di setiap daerah, khususnya di wilayah Jawa Timur, selalu berada pada level tertinggi. (bam)

