Menurutnya, unggahan tersebut telah dihapus agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut. Ia juga menegaskan tidak memiliki niat melakukan tindakan kriminal maupun mencelakai pasien sebagaimana ditafsirkan sebagian warganet.
Namun, permintaan maaf tersebut tidak meredam kritik. Banyak pihak menilai seorang tenaga kesehatan seharusnya menjunjung tinggi etika profesi, menjaga kerahasiaan pasien, serta menunjukkan empati, terutama terhadap bayi yang sedang menjalani perawatan intensif.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi RS Efarina Etaham Siantar, Tiara kembali menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui telah melanggar aturan rumah sakit dan menyatakan telah mengajukan pengunduran diri.
“Saya bekerja di ruang NICU. Saya memohon maaf kepada teman-teman semua atas kegaduhan yang terjadi dan atas video yang saya unggah di media sosial,” ujarnya.
Ia juga mengakui tindakannya telah berdampak pada citra rumah sakit sehingga memilih mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab.

