Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kedalaman skuad ganda putri Indonesia.
“Saat ini kami sudah memiliki tiga pasangan utama yang menunjukkan konsistensi prestasi. Namun, kami juga harus menyiapkan pelapis yang memiliki kualitas untuk bersaing di level internasional. Dari hasil evaluasi bersama tim pelatih tunggal putri, kami melihat potensi Ester akan lebih optimal jika diarahkan ke sektor ganda putri,” kata Karel.
Menurut Karel, karakter permainan Ester memiliki banyak keunggulan yang sesuai dengan kebutuhan ganda putri modern.
“Ester memiliki power yang baik dari belakang, smash yang kuat, penempatan bola yang akurat, serta kemampuan bergerak dan melakukan transisi yang sangat baik. Modal tersebut sangat penting dalam pola permainan ganda putri saat ini,” ungkapnya.
Karel menjelaskan, Lanny dipilih sebagai pasangan karena memiliki karakter yang saling melengkapi.
“Lanny memiliki kemampuan sebagai playmaker di depan, mampu mengatur tempo dan membuka peluang serangan. Kami berharap perpaduan kekuatan Ester di belakang dengan kreativitas Lanny di depan dapat berkembang menjadi pasangan yang kompetitif,” ujarnya.

