Baik pasangan Apriyani/Dejan maupun Ester/Lanny akan menjalani periode evaluasi di sejumlah turnamen internasional. Apriyani/Dejan akan dievaluasi setelah enam turnamen, sedangkan Ester/Lanny setelah lima turnamen.
“Kami ingin memberikan waktu yang cukup kepada setiap pasangan untuk beradaptasi. Evaluasi akan dilakukan secara objektif, mulai dari chemistry, pola komunikasi, adaptasi taktis, hingga konsistensi performa di pertandingan. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan program dan arah pembinaan berikutnya,” tutup Rionny.
“Kami juga akan melihat perkembangan Ester dan Lanny secara menyeluruh selama lima turnamen. Fokus kami bukan hanya hasil pertandingan, tetapi juga perkembangan kerja sama, adaptasi teknis, dan potensi mereka sebagai pasangan jangka panjang,” tutup Karel.
Melalui penataan ulang ini, PP PBSI berharap dapat memperkuat kedalaman skuad sekaligus membuka peluang lahirnya pasangan-pasangan baru yang mampu bersaing di level dunia dan menjadi bagian dari regenerasi bulutangkis Indonesia. (*)

