“Kami akan mengoperasikan layanan ini selama enam hari dari Senin-Sabtu. Untuk titik lokasinya akan kami umumkan di media sosial kami, sehingga masyarakat bisa langsung datang,” ujar Hasudungan.
Dia juga membuka peluang pemberian tarif khusus atau subsidi bagi kelompok masyarakat tertentu, seperti pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) maupun program bantuan sosial lainnya.
Meski demikian, skema tersebut masih akan dikaji mengingat layanan kesehatan untuk hewan itu baru mulai dioperasikan.
“Nanti akan ada subsidi untuk pemegang-pemegang Kartu Jakarta Pintar atau yang lain. Nah, baru akan kita pikirkan ke depannya. Jadi mudah-mudahan nanti semua lapisan masyarakat bisa menikmati,” tambahnya.
Namun, sambung dia, evaluasi terhadap pelaksanaan layanan juga akan terus dilakukan sebagai dasar penyempurnaan program, baik dari sisi cakupan wilayah, jenis pelayanan, maupun skema pembiayaan agar semakin menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Sementara, Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth mengapresiasi peluncuran Mobil Klinik Hewan Keliling tersebut. Menurut dia, keberadaan Mobil Klinik Hewan Keliling itu menandakan Jakarta sebagai kota ramah hewan perlahan terwujud.

