Lebih lanjut, Netty menilai arah pembiayaan kesehatan perlu diperkuat pada aspek promotif dan preventif seiring meningkatnya usia harapan hidup masyarakat.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada pembiayaan pengobatan, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan primer, deteksi dini penyakit, pengendalian penyakit kronis, serta pelayanan bagi lanjut usia.
Ia juga mendorong penguatan audit medis sebagai instrumen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan yang bekerja sesuai standar profesi.
“Dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien, kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan akan semakin kuat,” pungkasnyaNetty menegaskan, terwujudnya sistem kesehatan nasional yang berkualitas, merata, dan berkeadilan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi profesi, fasilitas pelayanan kesehatan, akademisi, dan masyarakat. (Tim Redaksi)

