Fenomena perlawanan terhadap aparat dalam pengungkapan kasus narkotika bukan kali pertama terjadi.
Dalam beberapa tahun terakhir, aparat penegak hukum di berbagai daerah beberapa kali menghadapi serangan saat melakukan penggerebekan maupun penangkapan pelaku narkotika. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sindikat narkoba kerap memiliki jaringan terorganisasi, sumber daya yang kuat, dan tidak segan menggunakan kekerasan untuk menghindari proses hukum.
Karena itu, Muannas menilai negara perlu memberikan perlindungan lebih optimal kepada aparat yang bertugas di garis depan pemberantasan narkotika.
Menurutnya, personel yang gugur dalam tugas layak memperoleh penghargaan negara berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta beserta hak-hak santunan menjadi ketentuan bagi anggota yang gugur ketika menjalankan tugas.
Selain penghargaan, dia juga menekankan pentingnya penguatan aspek operasional melalui penyediaan perlengkapan taktis yang memadai, termasuk rompi antipeluru, persenjataan sesuai standar, dukungan intelijen, serta prosedur tindakan tegas dan terukur didukung perlindungan hukum bagi personel di lapangan.

