Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu juga mempertanyakan mengapa keberhasilan sejumlah KEK, seperti Nongsa, belum dapat direplikasi oleh kawasan lainnya.
Menurutnya, pemerintah perlu memiliki strategi yang lebih efektif agar seluruh KEK Super Prioritas dapat berkembang secara merata.
Selain itu, Putra menilai alokasi anggaran pemerintah sebaiknya tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur di dalam kawasan. Ia mendorong agar pengembangan KEK juga memperkuat rantai pasok ekonomi kreatif serta desa-desa penyangga sehingga manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Anggaran jangan hanya digunakan membangun kawasan inti. Yang tidak kalah penting adalah memperkuat ekonomi kreatif dan desa penyangga agar manfaat pengembangan KEK dirasakan lebih luas,” tegasnya.
Putra juga meminta pemerintah menyajikan data kinerja KEK secara lebih terintegrasi, mulai dari nilai investasi, jumlah kunjungan wisatawan, perputaran ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja. Menurutnya, penyajian data yang komprehensif akan memudahkan DPR mengevaluasi efektivitas kebijakan pengembangan KEK Super Prioritas Nasional.

