Di ruang pertemuan, suasana menjadi khidmat. Lagu kebangsaan 5 negara dikumandangkan, dilanjutkan pertukaran cinderamata. Kepala SMAN 1 Plus Matauli, Deden Rachmawan, memperkenalkan SMA Negeri pertama menjalankan Program IB dan memiliki mimpi besar mendunia.
Mengantarkan putra putri terbaik bangsa berkompetisi di Kampus – kampus terbaik dalam dan luar negeri.
“Kunjungan itu bukanlah sekadar antarnegara. Ini misi kemanusiaan di bidang sosial dan pendidikan. Ini memperkuat motivasi bahwa alumni Matauli adalah bagian dari kawasan Pasifik yang akan berperan di dunia internasional,” ujar Deden.
Hadir juga Mayjen Purn. Asrobudi, Yulia Koordinator IB, dan Dang Hartono.
Setelah acara resmi, misi kemanusiaan dimulai. Tim Medis Comrell mengajarkan cara menyikat gigi yang benar kepada siswa. Lalu lapangan berubah menjadi arena sepak bola persahabatan antara Tim Comrell dan Tim Siswa. Awalnya canggung karena berbeda bahasa, tetapi 10 menit kemudian semua cair. Gol dirayakan bersama, tanpa memandang seragam.
