Siangnya, semua makan bersama di asrama. Duduk bersama dengan siswa dan bertukar menu ransum MRE (Meal Ready to Eat) dan ayam balado menu makan siang siswa siang itu hingga ngobrol santai tentang cita-cita dan musik.
Pada puncaknya konser kecil di pelataran asrama. Dari lagu pop Amerika hingga lagu cepat yang membuat semua orang ikut bernyanyi dan bergoyang. Tidak ada jarak antara militer dan pelajar. Sejurus menutup acara, Commander Craig hanya singkat berkata, “Thank you, Matauli. You are amazing”.
Bagi Matauli, English Day ini bukti bahwa sekolah di pesisir Pandan bisa menjadi titik temu dunia. Bahwa mimpi besar dimulai dari hal sederhana: sikat gigi, umpan bola, dan satu lagu bersama. Pasifik Partnership 2026 and MATAULI ,the Centre of Excelent. (Joesvicar Iqbal)
