Dari sisi distribusi bola, Spanyol juga jauh lebih unggul dengan mencatatkan 845 operan, sedangkan Argentina hanya membukukan 433 operan.
Messi pun mengakui keunggulan lawannya. Ia menilai Spanyol pantas keluar sebagai juara.
“Mereka memang lebih baik. Kami kalah dan kami menerimanya. Namun, itu tidak menghapus semua perjuangan yang telah kami lakukan sejauh ini. Saya ingin berterima kasih kepada para pendukung, rekan setim, dan seluruh rakyat Argentina,” kata Messi.
“Itu tidak berarti kami akan melupakan semua yang telah kami lakukan sejauh ini, jadi saya ingin berterima kasih kepada orang-orang saya, pemain saya, dan negara saya,” imbuhnya.
Walau gagal mempertahankan trofi yang direbut pada Piala Dunia 2022, performa Messi sepanjang turnamen tetap menjadi sorotan. Penyerang berusia 39 tahun itu membawa Argentina kembali ke partai puncak dengan catatan delapan gol dan empat assist.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni menegaskan kekalahan di final tidak akan mengurangi status Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.
