“Kita percaya bahwa pengetahuan dan pendalaman sejarah masa lalu kita memang akan mampu menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan identitas bangsa,” ujarnya.
Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan cagar budaya, museum, dan arsip sejarah yang sangat besar. Karena itu, hasil penelitian BRIN perlu dihilirisasikan melalui berbagai media kreatif agar mampu menjangkau publik lebih luas.
“Kita perlu sekali melengkapi cagar budaya ini dengan narasi yang kuat, yang berdasarkan riset, yang kredibel. Ini pun merupakan tugas BRIN untuk menyebarkan hasil-hasil riset,” katanya.
Once menegaskan, keberhasilan sebuah penelitian tidak semata-mata diukur dari banyaknya publikasi ilmiah, melainkan sejauh mana hasil riset tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, riset sejarah seharusnya mampu meningkatkan pemahaman publik terhadap perjalanan bangsa, memperkuat rasa memiliki terhadap warisan budaya, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestariannya.
“Hasil riset kita jangan hanya tersimpan menjadi jurnal dan publikasi ilmiah yang sifatnya formal, hanya bisa diakses oleh orang-orang hebat, para ilmuwan, para pemerhati. Yang lebih utama adalah bagaimana hasil riset itu bisa diakses oleh masyarakat,” tegas Legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

