Sebagai sebuah klub, Jaya Raya memang telah melakukan transformasi besar. Pada awalnya, klub ini dari tidak memiliki gedung permanen untuk berlatih, kemudian membangun GOR di Kompleks Sekolah Olahraga Ragunan, Jakarta. Arena ini awalnya cuma memiliki empat lapangan kemudian bertambah menjadi enam lapangan, serta dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Saat merayakan ulang tahun ke-40 tahun 2016, klub yang berdiri berkat diinisiasi pengusaha Ir. Ciputra ini meresmikan pembangunan GOR Jaya Raya di Bintaro, Tangerang Selatan. Di tempat ini ada 16 lapangan, dengan fasilitas pendukung yang makin lengkap dengan asrama, ruang belajar, tempat gym, dan kantor.
Sebagai klub, Jaya Raya telah banyak mengukir prestasi besar. Dari total 8 medali emas yang direbut pebulutangkis Indonesia di pentas Olimpiade, 4 di antarnya dipersembahkan pemain-pemain binaan Jaya Raya. Yaitu, Susy Susanti pada Olimpiade Barcelona 1992, Candra Wijaya/Tony Gunawan (Sydney 2000), Hendra Setiawan/Markis Kido (Beijing 2008), dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Tokyo 2020).

