Ia bahkan mengancam akan menghancurkan Gunung Pickaxe, kompleks bawah tanah di dekat fasilitas nuklir Natanz yang diyakini menjadi salah satu lokasi paling terlindungi milik Iran.
Pernyataan keras Trump langsung diikuti operasi militer baru. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan gelombang serangan malam ketiga berturut-turut ke sejumlah target di Iran.
Ledakan dilaporkan terdengar di Bandar Abbas, Pulau Kish, Qeshm, hingga Abu Musa. Iran mengklaim membalas dengan rudal jelajah dan drone ke fasilitas militer AS di Kuwait, Bahrain, Yordania, Oman, serta kapal perang AS di Teluk.
Situasi keamanan juga berdampak langsung pada jalur pelayaran internasional. Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan dua kapal tanker minyak diserang saat melintas di jalur selatan Selat Hormuz, tepatnya di perairan Oman. Insiden tersebut menewaskan satu awak kapal dan melukai delapan lainnya.
Laporan serupa datang dari Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) yang menyebut sebuah kapal tanker dihantam proyektil tak dikenal di kawasan yang sama.
