IPOL.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku terkejut mendengar kabar penemuan 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Bukan cuma senjata, polisi turut menemukan narkoba dan sejumlah barang mencurigakan lain di lokasi yang semestinya jadi tempat belajar anak-anak itu.
Bagi Pramono, tidak ada alasan yang bisa membenarkan keberadaan barang-barang berbahaya semacam itu di lingkungan pendidikan.
Karena itu, Pramono menyebut pengelola yayasan sekolah tersebut telah memberikan contoh buruk bagi dunia pendidikan.
“Apa yang terjadi di sekolah swasta di Kebayoran Lama yang ditemukan sangat mengejutkan, senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan juga ada hal-hal lain. Pertanyaannya apakah itu boleh? Jawabannya singkat aja, sangat tidak boleh,” tegasnya, Jumat (7/8).
Merespons temuan itu, Pemprov DKI Jakarta menyatakan sikap tegas. Pramono memastikan pemerintah provinsi memberi dukungan penuh kepada kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.
