Akibat benturan tersebut, GN mengalami luka lecet di alis kanan, pinggang kiri, punggung, serta benturan di bagian belakang kepala. Korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru Watampone selama sekitar satu jam, namun akhirnya meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor, penumpang dewasa, dan pengemudi mobil dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.
Kakak korban, Muh Syakur (19), mengatakan keluarganya saat itu sedang dalam perjalanan menuju lokasi gerak jalan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, sepeda motor berhenti saat lampu lalu lintas masih menyala merah ketika tiba-tiba ditabrak mobil dari belakang dengan kecepatan tinggi.
“Masih lampu merah. Terus ada mobil dari belakang, kencang sekali,” kata Syakur.
Ia juga mengaku setelah kecelakaan terjadi, pengemudi mobil sudah tidak berada di lokasi kejadian. “Polisi yang bawa mobilnya. Terus itu yang sopir lari,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Lantas Polres Bone menegaskan penyidik masih mendalami seluruh keterangan saksi, termasuk informasi mengenai dugaan pengemudi menerobos lampu merah. Namun, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, mobil tidak menerobos lampu merah, melainkan kendaraan yang tertabrak terseret hingga melewati persimpangan akibat benturan.
