Namun, berkat semangat kebersamaan dan gotong royong, rencana tersebut akhirnya berhasil diwujudkan.
Dalam pemasangannya, bendera ditopang 120 batang bambu yang digunakan sebagai tiang dan 60 batang bambu sebagai penyangga bagian atas. Untuk membuat bendera sepanjang 500 meter tersebut, warga menghabiskan masing-masing 20 rol kain berwarna merah dan putih.
Total biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp25 juta. Seluruh biaya tersebut berasal dari swadaya masyarakat.
“Kalau untuk biaya sekitar Rp25 juta. Seluruhnya berasal dari swadaya masyarakat. Alhamdulillah seluruh warga sangat mendukung kegiatan pemasangan bendera ini,” ujar Berlin.
Warga berencana mempertahankan pemasangan Bendera Merah Putih tersebut hingga akhir Agustus 2026. Tak berhenti pada pemasangan bendera, warga juga tengah menyiapkan lampu hias agar kawasan tersebut semakin semarak pada malam hari.
Area di sepanjang bentangan bendera juga akan dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat. Salah satunya dengan membuka bazar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.
