“Kami ingin memeriahkan HUT RI tahun ini dengan membuat sesuatu yang bisa menjadi kebanggaan bagi Kampung Pendeuy Timur sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan warga,” kata Berlin.
Salah seorang warga, Sueb, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan dan pemasangan bendera raksasa tersebut.
Menurutnya, rasa lelah selama kurang lebih dua bulan mengerjakan proyek tersebut terbayar ketika Merah Putih akhirnya terbentang di atas permukiman mereka.
“Saya merasa senang karena ini hasil kerja sama warga. Tidak terasa karena dikerjakan bersama-sama. Ini menjadi kebanggaan kampung kami sendiri,” ujar Sueb.
Tak ingin berhenti pada bentangan 500 meter, warga Kampung Pendeuy Timur bahkan telah menyiapkan target yang lebih besar untuk perayaan HUT RI tahun depan.
“Tahun depan kami targetkan sepanjang 1.000 meter,” kata Sueb.(Vinolla)
