Akses tersebut juga biasanya digunakan penyewa kios untuk membuang sampah atau menuju kamar mandi. Akses itu pula kemungkinan tidak terkunci pada malam kejadian.
“Memang di rumah ada akses untuk ke belakang. Biasanya untuk akses pengontrak buang sampah atau ke kamar mandi. Tetapi semalam sama bapak sepertinya tidak digembok,” ujarnya.
Kemudian pelaku menuju jendela kamar belakang. Jendela yang masih menggunakan model lama itu diduga memudahkan pelaku membukanya dari luar.
“Jendelanya zaman dulu, jadi kacanya cuma dikaitkan menggunakan paku saja. Dari luar gampang buka kacanya,” tukas Rizky.
Pelaku pun mengambil laptop, telepon seluler, dan uang tunai. Bahkan pelaku sempat mencoba membawa satu unit sepeda motor yang berada di ruang tamu.
Aksi tersebut diketahui setelah ayah Rizky terbangun karena mendengar suara dari arah ruang tamu.
Saat diperiksa, ayahnya melihat pelaku hendak mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah.
“Motor juga hampir dibawa pelaku. Beruntung bapak saya bangun dan langsung melihat motor dibawa orang. Bapak langsung lari mengejar,” katanya.
