Pihak sekolah menyatakan korban mengalami cedera akibat tangannya terjepit pagar dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Sekolah juga menegaskan tidak ada unsur kesengajaan maupun tindakan perundungan sebagaimana yang ramai dibicarakan di media sosial.
Hingga kini, Polresta Pati masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan memastikan ada atau tidaknya unsur perundungan maupun penganiayaan dalam kasus tersebut. (Vinolla)
